Untuk Calon Istriku





Untuk Calon Istriku

Oleh: fikalhizzu

Di antara jutaan bintang di langit malam, 

namamu berpendar paling terang. 

Kau hadir dalam doa-doaku, 

seperti embun yang setia pada pagi. 


Aku belum tahu senyummu sepenuhnya, 

tapi kurasa itu adalah rumah. 

Tempat di mana lelahku luruh, 

dan rinduku menemukan tujuannya. 

 

Aku ingin menjadi bahumu, 

tempat kau bersandar saat dunia terasa berat. 

Menjadi tangan yang menggenggam erat, 

tak melepas, meski waktu menguji kita. 

 

Kelak, di hari yang telah ditakdirkan, 

aku akan menatapmu penuh cinta, 

mengucap janji di hadapan semesta, 

untuk mencintaimu, selamanya. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kaderisasi di Rel Salah: Ketika Birokrasi Menumpulkan Intelektual, dan KOPRI Hilang Tanpa Jejak

Tapak Tilas Pergerakan; Dari sejarah Menuju Gerakan

Pelantikan Raya Pengurus Rayon PMII komisariat Guluk-Guluk; Momentum Baru Perjuangan Kader