Cerpen
DUKA YANG SELALU BERSUA Oleh: Rosyi_Farent* Malam ini, adalah malam resah penuh gelisah sebab dari keluarga kami, tepatnya tulang punggung keluarga sudah terbaring lemah, lemas di atas ranjang tengah. Setiap waktu aku sering mendengar desah kesakitannya, karena penyakit yang dideritanya telah datang menghadang. Penyakit ini dicipta oleh manusia tak memiliki apa?, bisa dibilang penyakit itu ulah komat-kamit sembur yang tak pandang bulu. Tak mengerti dengan keadaan Bapak yang hampir berkepala empat dan mempunyai dua orang anak, satu laki-laki, satu lagi perempuan. Yaitu, Dodi dan Diana. Berat rasanya meninggalkan anak beserta keluarganya. *** Pagi ini terlihat cerah, bagi setiap orang yang berlalu-lalang dan beraktivitas dengan riang. Tapi, bagi keluarga kami, pagi ini serasa mendung. Mengapa tidak, ketika anak-anak lain sekolah. Dodi anak pertama kami rela meninggalkan sekolah demi merawat dan menjaga Bapaknya yang sakit. “Mengapa kamu tidak pergi ke sekolah Nak?” Kata Ibunya. “Aku in...