Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2023

Cerpen

Gambar
DUKA YANG SELALU BERSUA Oleh: Rosyi_Farent* Malam ini, adalah malam resah penuh gelisah sebab dari keluarga kami, tepatnya tulang punggung keluarga sudah terbaring lemah, lemas di atas ranjang tengah. Setiap waktu aku sering mendengar desah kesakitannya, karena penyakit yang dideritanya telah datang menghadang. Penyakit ini dicipta oleh manusia tak memiliki apa?, bisa dibilang penyakit itu ulah komat-kamit sembur yang tak pandang bulu. Tak mengerti dengan keadaan Bapak yang hampir berkepala empat dan mempunyai dua orang anak, satu laki-laki, satu lagi perempuan. Yaitu, Dodi dan Diana. Berat rasanya meninggalkan anak beserta keluarganya. *** Pagi ini terlihat cerah, bagi setiap orang yang berlalu-lalang dan beraktivitas dengan riang. Tapi, bagi keluarga kami, pagi ini serasa mendung. Mengapa tidak, ketika anak-anak lain sekolah. Dodi anak pertama kami rela meninggalkan sekolah demi merawat dan menjaga Bapaknya yang sakit. “Mengapa kamu tidak pergi ke sekolah Nak?” Kata Ibunya. “Aku in...

HUKUM DIKAMPUNGKU

Gambar
H UKUM DIKAMPUNGKU pada mulanya adalah fitnah ketika tetangga bersorak-sorak kegirangan mengadu kepada kepala desa ah...hanya orang-orang bodoh yang menuduhku bermain-main perempuan di semak-semak apalagi menghamili perawan orang tak berperasaan bahkan masih kuingat kebisingan mulut tetangga sepanjang jalanan menuju rumahku tak ada henti-hentinya mencaci dan hanya ingin menangkap untuk menggantung riwayat hayatku padahal aku hanya bercinta adakah yang berdosa tuan. apakah ada yang bersalah ketika aku jatuh mencintainya walau jauh aku akan terus menyanyikan senandung rindu untuk sang kekasih mengirim surat kabar tentang kesetian yang abadi saban hari sebagaimana pekabar para nabi. aku terus melangitkan harap pada dekap layaknya bocah memanggil-manggil kekasihnya yang tak lagi ada rasa malu untuk menyapa dihalayak pasar desa maka tersenyumlah engkau sebagai orang yang kucintai kekasih sebab jika ada orang menyangka dan bisik-bisik pada tetangga lainnya apalagi sampai menuduhku gila karen...