Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2024

Relasi Sosial ’Kiai dan Blater’ Madura

Gambar
Judul Buku: Menabur Karisma Menuai Kuasa Penulis: Abdur Rozaki Cetakan Pertama, Juni 2021 Penerbit: IRCiSoD Tebal Halaman: 200 hlmn; 14 x 20 ISBN: 978-623-6166-56-7 Relasi Sosial ’Kiai dan Blater’ Madura Karya: Rizal Fadil  Antara dua sosok Kiai dan Blater adalah salah satu ikon sosial terhadap masyarakat yang lain di Madura sendiri, karena keduanya merupakan orang-orang penting yang sangat berpengaruh khususnya di pedesaan, sebagaimana yang sering kita dengar tentang kiai, beliau diberi kepercayaan sebagai guru yang tidak lain untuk mendidik dan mengajarkan segala ilmu pengetahuan entah itu bersifat formal atau non formal yang itu berkenaan tentang ilmu keagamaan, bukan hanya itu saja kiai juga memberi banyak pedoman dalam menuntun riwayat hidup seseorang dalam keterhubungannya dengan sang ilahi (hablun minallah). Sedangkan blater dikenal sebagai salah satu sosok jago yang memiliki keberanian semisal dalam hal ilmu yang berkenaan dengan kanuragan, kekebalan, magis dan sebagainya. ...

PMII dan Kaderisasi

Gambar
PMII dan Kaderisasi Karya: Rizal A.R (Di Kutip dari Buku Pendidikan Kritis Transformatif) Individu-individu yang membentuk komunitas PMII dipersatukan oleh konstruks ideal seorang manusia. Secara idelogis, dan PMII merumuskan sebagai ulul albab-citra diri seorang kader PMII. Ulul albab secara umum diartikan sebagai seorang yang selalu haus akan ilmu pengetahuan (olah pikir) dan ia pun tak pula mengayun dzikir, dengan sangat jelas citra ulul albab disarikan dalam motto PMII dzikir, pikir dan amal sholeh. Asal usul istilah pelopor berasal dalam khasanah politik. Pertama kali diperkenalkan oleh Lenin di Rusia pada sekitar tahun 1980-an, istilah yang digunakan dalam menyebut suatu partai pelopor (Vanguard party). Artinya, kepeloporan pada mulanya bermakna politik, dalam pengertian Lenian ini kepeloporan dimaknai sebagai kepeloporan politik atau propaganda.  Setelah 60 tahun mengalami pergulatan, proses kaderisasi yang merupakan urat nadi organisasi tak boleh mengenal kata cuti, p...