Merah Putih di Ufuk Senja
Merah Putih di Ufuk Senja
Oleh: AH ULIL ABSHAR
Berkibarlah benderaku
Merah putih tegak sebagai lambang bendera kami:
Rakyat Indonesia
Lambaiannya mengayuh gagah anak bangsa
Sebagai patriot Pancasila
Kemerdekaan itu telah berlalu
Para penjajah diusir rapi lewat bambu runcing dan air mata darah
kami
Memuncrat hingga menjadi telaga senyuman tanda
Kemenangan yang abadi
Kini, warna itu suram di pelupuk mata kami
Penguasa memanipulasi kebebasan dan kesejahteraan kami
Menjerat kami lewat dasi-dasi mereka
Dan kantong jas mereka dipenuhi dusta
Bahkan kami seolah terasingkan di tanah kelahiran kami sendiri
Peraturan memadati langkah kami
Hingga gerak kami tak bisa melawan peradaban yang
semakin mendustai
Semua janji palsu
Sekedar mendapatkan kursi
Bendera itu, suram
Pelangi memberikan warna cemberut
Pertanda kemerdekaan kami sedang tidak baik-baik saja
Kami butuh pemimpin yang mengerti isi perut kami
Yang paham akan jajahan ideologi asing
Bukan malah memberi kebebasan yang kafah pada mereka
Semua telah terjadi
Dan kami sekedar melawan lupa
Sebab, langkah kami dijerat jeruji besi.
Sekretsabu, 2024
~Wanita Darah Bidadari~
Di matanya kulihat pelita kisah
Dari segara kasih
Menyibak gundah
Pada hati yang tak tau arah
Kala mata ini menangkap tatap
Rasa gemetar mengguyur segala ratap
Mengingatkan aku pada segala angan
Yang kusimpan untuk kutata di masa depan
Hingga bibir mungilnya terbitkan senyum
Mengundang pesta berdentum dalam jantung
Aku terngiang berusaha mengatur arah pandang
Dengan sejuta kesabaran sambil menyebut-nyebut nama tuhan
Sesaat hendak kugenggam asmaraloka dirimu
Amerta melambai jauh tak berpenjuru
Sentuh jelita tatap merona
Kau hilang tinggalkan bunga
Bersama Atma dengan segala keindahannya
Sekali lagi hatiku basah terguyur andai
Ingin menggapai dekapmu yang terpatri
Hingga aku sadar, engkau yang anggun berpalita suci
Wanitaku, wanita berdarah bidadari
#Ibman
18Januari2024
.jpeg)
Komentar